Tugas PKn
Nama : Nicolaus Simon
Kelas : 1MA03
NPM : 15815054
Dosen : Ahmad Fatoni
Dr. (HC) Zulkifli Hasan, SE, MM (Ketua MPR)
1 1.
Ketuhana
Yang Maha Esa
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, didampingi perwakilan fraksi
dan DPD di MPR melakukan kunjungan resmi ke negara Takhta Suci Vatikan.
Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli didampingi Ketua Fraksi PAN di MPR, Alimin
Abdullah; Ketua Fraksi PKB, Abdul Kadir Karding; Ketua Kelompok DPD, John
Pieris; Wakil Ketua Komisi III Mulfachri Harahap; dan Sekjen MPR, Ma'ruf
Cahyono.
Kunjungan
tersebut bertujuan untuk memperkuat upaya Indonesia dan Vatikan dalam mempromosikan dialog antarumat
beragama (interfaith dialogue). Dalam kunjungan yang juga disertai Dubes RI
untuk Takhta Suci, A Agus Sriyono, delegasi MPR RI diterima oleh Presiden Dewan Kepausan
untuk Dialog Antarumat Beragama Kardinal Jean-Louis Tauran.
Mengawali pertemuan, Ketua MPR RI Zulkifli Hasanmengungkapkan dan memaparkan
seputar kehidupan serta kerukunan antarumat beragama di Indonesia yang
dilandasi prinsip Bhinneka Tunggal Ika.
Kepada
Kardinal Tauran, Zulkifli Hasan mengatakan, Indonesia cukup berhasil
mempertahankan kerukunan antarumat beragama sampai saat ini, meskipun masih ada
‘riak-riak intoleransi’. "Pemilihan ataupun penunjukan pejabat publik di
Indonesia tidak memprasyaratkan latar belakang agama seseorang. Hal ini
disebabkan konstitusi Indonesia menjamin adanya persamaan hak dan kewajiban
semua warga negara Indonesia di hadapan hukum dan pemerintahan," kata
Zulkifli dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/4/2016).
2.
Kemanusiaan
yang Adil dan Beradab
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua MPR Zulkifli Hasanmeminta pelaku pemerkosaan dan
pembunuhan siswi SMP diBengkulu dihukum
dengan seberat-beratnya. Sebab, perbuatan pemerkosaan dan pembunuhan itu sudah
di luar batas kemanusiaan. "(Pemerkosaan dan pembunuhan siswi SMP di Bengkulu)
itu adalah perbuatan biadab," kata Zulkifli Hasan kepada wartawan usai menyampaikan
ceramah kebangsaan di Balai Citra Resmi Purwakarta, Kamis 5 Mei 2016.
Belum lama
ini terungkap kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap siswi SMP bernama Yuyun
(berusia 14 tahun) yang dilakukan oleh 14 orang remaja. Jasad Yuyun ditemukan
di jurang. Sebanyak 12 pelaku sudah tertangkap, dan dua orang lagi masih buron.
Menanggapi kasus itu, Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pemerkosaan dan
pembunuhan itu sudah melanggar kemanusiaan (Perikemanusiaan yang adil dan
beradab). "Oleh karena itu kita minta pelaku dihukum
seberat-beratnya," ujar Zulkifli.
3. Persatuan Indonesia
TRIBUNNEWS.COM,
JAKARTA - Rangkaian kegiatan Safari Kebangsaan Merajut Kebhinnekaan bersamaKetua MPR RI Zulkifli Hasan, Rabu (4/5/2016) singgah di
Setang Provinsi Banten. Kegiatan pertama yakni Dialog Kebangsaan dengan tema
'Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja' digelar di aula SMA Negeri 1 Ciruas,
Serang Banten dengan dihadiri seluruh siswa dan siswi SMAN 1 Serang. Kepala
sekolah SMAN 1 Ciruas, Muhammad Nadjih sangat mengapresiasi kedatanganKetua MPR RI pejabat
tinggi negara sebuah lembaga terhormat dari pusat MPR RI untuk bertemu dan
melakukan kegiatan bermanfaat kepada siswa-siswi SMAN 1 Ciruas.
"Tema
yang diangkat sangat bermanfaat yakni soal narkoba dan kenakalan remaja.
Seorang pejabat tinggi negara pusat melakukan pemahaman soal narkona dan
kenakalan remaja sangat kami apresiasi," katanya. Dalam kesempatan yang
sama kepada para siswa, Ketua MPR RI, Zulkifli Hasanmengingatkan agar generasi muda
harus fokus belajar karena generasi muda adalah harapan bangsa penerus
kepemimpinan bangsa. Jangan sampai kenal walaupun sedikit dengan namanya
narkoba. "Narkoba akan mendekatkan pemakainya pada kesengsaraan dunia dan
kesengsaraan akhirat. Tidak ada guna dan manfaat sama sekali memakai narkoba.
Apa yang bisa diharapkan bangsa ini jika generasi mudanya terkena narkoba. Jadi
saya tekankan jauhi narkoba, anak muda hebat tanpa narkoba, narkoba musuh kita
bersama," tegasnya.
Ketua MPR juga mengingatkan akan bahaya narkoba di kalangan
generasi muda. Saat ini pengguna narkoba diperkirakan mencapai 6 juta orang.
Yang meninggal dunia per hari mencapai 40-50 orang yang mati sia-sia dan masuk
neraka.
Menurut
Zulkifli, PBB dalam situs berita mengumumkan Indonesia menjadi negara nomor 1
di Asia untuk penyeludupan dan peredaran narkoba. "Oleh karena itu di
seluruh instansi mulai dari Presiden menyatakan Indonesia masuk dalam kategori darurat narkoba," ujarnya. Zulkifli
menegaskan Indonesia tak boleh kalah melawan narkoba dan meminta agar
siswa-siswi SMA 1 Ciruas untuk tegas katakan tidak pada narkoba dan perangi
penyalahgunaan narkoba. "Kalau kalah kita bisa kehilangan satu generasi
atau mundur 200 tahun. Itulah bahayanya narkoba," ucapnya.
Dalam
kesempatan itu juga Ketua MPR tak lupa mengingatkan agar generasi muda pelajar
tidak perlu takut soal masa depan. Semua diciptakan untuk menjadi pemenang
tinggal usaha dan upayanya saja yang harus diperhatikan. Setelah reformasi,
lanjut Ketua MPR, negara ini sangat terbuka memberi kesempatan kepada siapapun
menjadi apapun misal menjadi walikota, bupati, gubernur, ketua mpr bahkan
menjadi Presiden.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat
Kebijaksanaan dalam Permusyaawaratan dan Perwakilan
Bandar Lampung (ANTARA News) - Ketua MPR RI, Zulkifli
Hasan mendukung pemilihan umum dilakukan melalui sistem proporsional terbuka,
karena menurut dia itulah demokrasi sesungguhnya. Kendati begitu, Zulkifli yang juga Ketua Umum PAN
sangat menghormati dan menghargai pihak-pihak yang mengusulkan agar sistem
pemilu dilakukan dengan proporsional tertutup. “Saya sangat menghormati dan sangat menghargai itu, tapi bagi saya tetap
menginginkan sistem proporsional terbuka atau suara terbanyak. Kenapa? Sebab
itulah demokrasi sesungguhnya, inti dari demokrasi," kata dia seusai
menghadiri upacara pelantikan Bupati-Wakil Bupati dan Walikota-Wakil Walikota
Provinsi Lampung, di aula kantor DPRD Lampung, Rabu. Dia menilai, keinginan sistem proporsional mungkin karena pertimbangan
ongkos politik yang semakinn makin mahal, persaingan tidak terkendali, jadi
banyak yang mengusulkan agar sistem menjadi tertutup. Pesta demokrasi atau Pemilu tahun 2019 masih terhitung
lama, namun berbagai wacana seputar sistem pemilu terbuka atau tertutup masih
menjadi wacana hangat. Beberapa
partai politik menyatakan dengan tegas dan mengusulkan agar sistem pemilihan
umum dapat diubah dari proporsional terbuka ke proporsional tertutup (rakyat
memilih partai bukan calon). Usul tersebut mendapat banyak respon baik yang
postif dan negatif dari berbagai elemen masyarakat.
(http://www.antaranews.com/berita/545670/zulkifli-hasan-dukung-sistem-pemilu-tetap-proporsional-terbuka)
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat
Indonesia
VIVA.co.id – Ketua Umum Partai Amanat Nasional
Zulkifli Hasan menegaskan bahwa LGBT mengancam kemanusiaan. Meski demikian
penanganan komunitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) tidak
boleh dengan cara-cara kekerasan. "Kita hormati haknya, kita jaga, tapi
kita larang penyebarannya," kata Zulkifli di gedung Pimpinan Pusat
Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Senin 15 Februari 2016.
Ketua
Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) tersebut menolak tegas dana yang dikucurkan
United Nations Development Programme (UNDP), jika tujuannya dalam rangka
pengembangan dan kemajuan LGBT di tanah air. Akan tetapi sebaliknya, jika dana
Organisasi Pembangunan Dunia itu digunakan sebagai pembinaan para LGBT dirinya
justru mendukung. "Kalau (Dana UNDP) untuk menyebarkan jelas kami tolak,
karena kan LGBT menyimpang. Tapi kalau untuk membina tidak masalah," kata
Zulkifli.
Seperti
diketahui, United Nations Development Programme (UNDP) mengucurkan dana delapan
juta dolar AS atau sekitar Rp108 miliar bagi kemajuan kesejahteraan komunitas
lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di empat negara Tiongkok,
Filipina dan Thailand serta Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar